"Antara Kemarin, Hari ini dan EsoK"

“Segenggam Tabah”

Juni 3, 2009
4 Komentar

Berkali arus dugaan tiba
Menanggung sebab air mata

Namun tak pernah setitis gugur berderai di pipi
Tidak ditempa hidup sengsara
Suratan nasib yang melanda
Mengungkap badai bergelora

Di redam bersendirian..
Bagaikan camar bulan senja
Patah sayapnya tetap terbang jua

Sekadar secicip rezeki
Buat yang sedang rindu menanti

“Segenggam Tabah” dipertahankan
Buat bekalan diperjalanan

Kau beban luka yang berdarah
Kau balut hati yang cala

Telah tertulis suratan nasibmu
Derita buatmu ada hikmahnya

Terlukis senyum di bibir lesu
Entah siapa tahu hatimu

Biarpun keruh air di hulu
Mungkinkah jernih di muara

Biarpun jenuh hidup di peluh
Pasti bertemu tenangnya


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.